Senin, 05 September 2011

Berbicara melalui PESAN TELEPATI



Sekitar bulan November 1993, waktu itu saya sedang dikampus dengan temen-temen kelompok 3 untuk menyiapkan bahan presentasi “manajemen konflik”. Saat tiba giliran untuk menyampaikan bahan diskusi, entah kenapa tiba-tiba jantung saya mengalami “tachycardia”, jantung berdenyut kuat dan cepat. Saya coba istirahat sejenak untuk menurunkan ritmik jantung dan nafas, namun setiap 2-3 menit simptomnya kembali berulang. Yang menarik adalah bahwa saat itu saya tidak merasa cemas (ansietas) dengan kondisi kesehatan saya namun justru merasa kuatir dengan kondisi keluarga di Madiun. Akhirnya saya putuskan untuk segera pulang ke Madiun. Perjalanan 3,5 jam ke Madiun akhirnya menghantarkan saya sampai di rumah. Namun saya begitu terkejut ketika melihat ada bendera putih didepan rumah. Ternyata 3 jam yang lalu nenek telah tiada dan akan dimakamkan saat itu juga. Saya kemudian termenung dan berfikir apa yang sebenarnya telah terjadi..

Dalam bahasan psychologi of esoteric, komunikasi manusia dipetakan dalam 2 jalur yaitu

1. Komunikasi FISIK/TUBUH seperti bahasa ”lisan” (jawa, Indonesia, inggris, arab dll), bahasa ”tubuh” (sidik jari, tulisan tangan, wajah dll) dan bahasa ”kode” (morse, braile, semaphore dll).

2. Komunikasi BATIN/PIKIRAN seperti bahasa ”telepatik” (intuisi, feeling, ikatan batin dll) bahasa ”kosmik” (simbol semesta, reiki, prana dll) dan bahasa ”instink” (tumbuhan dan hewan) .

Pada dasarnya setiap manusia, terlahir dengan 2 jalur potensi ini. Namun tidak semua orang mengembangkan keduanya. Dari sekian banyak bahasa yang ada, TELEPATI merupakan komunikasi alamiah yang sering terjadi baik secara sadar maupun bawah sadar. Berbeda dengan bahasa KOSMIK yang hanya bisa diakses dalam jalur inisiasi atau bahasa INSTINK yang terjadi simultan, TELEPATI bukan fenomena supranatural dan bisa dialami dan digunakan oleh siapa saja mulai bayi sampai manula. Sampai saat ini, bahasa telepati telah banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti penyembuhan telemedika, kekerasan dalam rumah tangga, menemukan orang yang hilang, problem manajemen konflik, misteri bayi indigo, menemukan pasangan hidup dll. Dari catatan kasus klien di HC-AMC, ternyata sekitar 35% pasien ada riwayat menggunakan jalur telepati untuk resep terapinya. Selama lebih dari 5 tahun, saya telah meresepkan dan menemukan adanya korelasi yang kuat antara telepati dan ”ikatan batin”. Untuk penanganan problem ingin mempunyai keturunan, konflik dalam rumah tangga, menemukan orang yang hilang dan mencari pasangan hidup, pemanfaatan telepati ternyata mempunyai efek yang ”mengagumkan” dengan tingkat responsif 80-90%.

Ketika ada hambatan psikologis dalam komunikasi lisan/verbal, bahasa telepati bisa menjadi alternatif solusi personal untuk menyampaikan keinginan dan keluh kesah kepada keluarga atau sahabat yang menjadi ”problem maker”. Untuk orang tua yang anaknya sedang mengalami sakit atau masalah di perantauan, potensi ”doa telepatik” juga bisa di manfaatkan untuk membantu proses penyembuhan dari jauh dalam jalur ikatan batin. Untuk bisa menggunakan ”akses telepati” secara optimal hanya dibutuhkan NIAT sebagai ”stearing of message” dan NAFAS sebagai ”motoric of message”. Untuk materi atau pesan telepati, sebaiknya menggunakan pola gambar/visual bukan tulisan atau ucapan, karena ”telepati visual” lebih cepat dimengerti oleh pikiran bawah sadar kita. Namun untuk orang-orang tertentu dengan bakat ”INDIGO”, biasanya pesan telepatik apapun yang masuk dan keluar akan diubah sesuai ”sensor indigonya”. Orang chlairaudiens akan lebih dominan dengan ”telepatik suara”. Orang Chlairsentience akan lebih dominan dengan ”feeling telepatic” dan orang Chlairvoyance akan lebih dominan dengan ”telepatik visual”. Berbeda dengan karakter indigo yang sisi sensornya terletak pada struktur aura GN-6, orang yang berbakat ”HARA-Gn3” bisa mengubah pola telepati pikiran menjadi telepati motorik (teleportasi).



Menyampaikan pesan secara telepati sebenarnya tidaklah sulit. Ada beberapa tahapan praktis proses telepatik yaitu:

1. Mempersiapkan kondisi pikiran Anda menjadi lebih ”tenang dan nyaman”. Tenang artinya tidak dalam keadaan cemas atau tegang, sedangkan nyaman artinya tidak dalam keadaan mengalami sakit atau kelelahan. Kondisi pikiran yang positif sangat membantu agar pesan telepatik bisa masuk pada struktur pikiran yang paling halus dan dalam.

2. Siapkan bahan untuk pesan telepatik secara visual (imajinasi yang hidup) atau secara lisan (1-2 kata diulang 3x). Jika mengalami kesulitan, gunakan media kertas putih sebagai ”notepad” pikiran. Maksud dalam pesan telepatik harus bersifat positif/kebaikan, untuk meminimalkan resiko terkena pantulan ”mirror of plasmik” dari aura orang yang menerima pesan. Detail materi, ikuti bahasan Fluida energy

3. Visualkan wajah orang yang akan menerima pesan telepati. Jika kesulitan, cukup dengan niat saja. Yang terpenting ada subyek yang ”terkunci” dalam pikiran. Ada banyak kasus yang menyebabkan seseorang tidak bisa terkunci secara imajiner. Bisa karena trauma masa lalu, mind power, plasmik aura atau fluida energi. Detail materi, ikuti bahasan ”unlocker for secret plasmic”

4. Mulailah mengirim pesan dengan nafas tertahan diperut agar pesan itu bisa terkirim secara lengkap dan dalam. Ada banyak kasus, yang menjelaskan bahwa ”upload message’ telepati sangat dipengaruhi oleh besaran energi dari si pengirim pesan. Jadi seseorang dengan riwayat gangguan pernafasan kronis atau akut, akan sulit untuk menyampaikan pesan telepati secara optimal.

5. Biasanya pesan telepati akan ”aktif” dalam bawah sadar si penerima, saat tubuh dan pikirannya dalam keadaan ”alfa wave” seperti tidur, relaksasi atau sedang beribadah. Jadi hanya tinggal menunggu waktu saja.

Jika dengan telepati, Anda bisa mengarahkan orang lain untuk menelpon Anda, atau datang kerumah Anda, berarti anda mempunyai bakat ”HARA-Gn3”.

Jika dengan telepati, Anda bisa menyembuhkan atau memberi solusi kepada orang lain berarti anda mempunyai bakat ”SENSE-Gn4”.

Informasi  STUDI & PRAKTIKUM:
Materi terapan: MIND READING & THELEPATIC
Kelas studi REGULER (Medium K-100, K-300 dan K-500) dan Kelas studi ONLINE (Channel O1, O2 dan O3), informasi dan registrasi hub. 
IC4-u Network:  02749190099 / 08994194199
HC-AMC channel: 08995051515

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...