Sabtu, 05 November 2011

LIHATLAH apa yang AKAN TERJADI

“Duduklah dalam diam, kapanpun Anda punya waktu. Jangan lakukan apapun, kecuali hanya “duduk dan dengarkan”. Dengarkan semua suara yang ada disekeliling Anda, tanpa tujuan tertentu tanpa penafsiran apapun. Ada suara disana, maka orang perlu mendengarkannya.  Perlahan-lahan pikiran mulai “diam”. Suara terdengar tetapi pikiran tidak menafsirkannya, tidak menanggapi dan tidak lagi berpikir tentangnya. Sesaat setelah pikiran terdiam, terdengar suara baru, suara yang tidak berasal dari luar tetapi dari dalam.

PERTANYAAN untuk CINTA



 Pertanyaan untuk Cinta?

“Adakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar kencang dan suaramu tersekat di dadamu? Itu bukan Cinta, itu SUKA.
Adakah kamu tidak dapat melepaskan pandangan mata darinya? Itu bukan Cinta, itu NAFSU.
Adakah kamu menginginkannya karena kamu tahu ia ada di sana? Itu bukan Cinta, itu KESEPIAN.

Mendamaikan PRIBADI & KEPRIBADIAN


 Sumber asli dari semua ketengangan adalah “penyesuaian”. Orang selalu berupaya untuk menjadi sesuatu, tidak puas dengan dirinya sebagaimana adanya. Keberadaannya ditolak, keberadaanya tidak diterima, dan sesuatu yang lain dipakai sebagai “idaman” untuk penyesuaian. Ketegangan akan selalu ada antara keadaan “sekarang” dan “keinginan” Anda. Anda berhasrat untuk “menjadi sesuatu”. Ketegangan berarti Anda tidak puas dengan apa yang telah Anda capai dan terus berusaha untuk mendapatkan apa yang belum Anda punya. Makin mustahil apa yang Anda inginkan makin banyak ketegangan yang ada didalamnya. Keberadaan sendiri adalah tanpa tegangan. Ketegangan selalu berhubungan dengan orientasi dan hipotesis masa depan. Dia datang dari imajinasi kita. Anda dapat berimajinasi sebagai orang yang lain berbeda dari diri Anda yang sebenarnya. Kemampuan imajinasi Anda akan mencipta ketegangan.

Hilangnya NAFAS CINTA


Kadangkala hati memang ada tetapi hanya seperti sebuah “tunas”, bukan seperti “bunga”.
Seringkali hati hanya menjadi “benih”, bukan menjadi “buah”. Mengapa? Karena hati kita telah kehilangan “cinta”. Hati kita telah kehilangan “pesona” kegembiraan. Hati kita telah kehilangan “daya” untuk menebar kebaikan. Hati kita telah kehilangan “keharuan” untuk merasakan penderitaan. Saat ini, kita hidup dalam kebersamaan, namun tidak banyak yang mengerti arti “cinta” dalam kebersamaan.

Selasa, 01 November 2011

RELATIFITAS dan TETAPAN pikiran



 “Jika engkau menemukan sesuatu yang berharga, ambillah itu untuk bekalmu,” kata seorang sufi kepada muridnya. “Baik guru,” kata sang murid di sela-sela perjalanan sambil mulai mengamati lingkungan sekitarnya. Sesaat kemudian, ditengah jalan ada tampak sebuah batu, dan murid itu segera mengambilnya. Kata Sufi, ”Nak, apakah batu itu berharga bagimu?” Murid itu menjawab, “Benar, guru. Batu ini berharga bagi saya”. Sufi itu terdiam sambil tetap melanjutkan perjalanan. Tak lama kemudian, tiba-tiba murid itu berteriak,”berlian, berlian!” seraya membuang batu dan mengambil berlian didepannya. “Guru, saya menemukan sebuah berlian,” kata murid itu. Kemudian sufi itu berkata,” Nak, apakah berlian itu lebih berharga dari batu yang kau buang?” Murid itu menjawab,” benar, guru.” Sufi itu terdiam dan tetap meneruskan perjalanan. Sampai akhirnya mereka terhenti karena ada seekor serigala yang menghadang didepannya. Kata Sufi, ”Saat ini apakah berlianmu lebih berharga dari batu yang kau buang?” Murid itu terdiam, dan mulai  tersadar bahwa saat ini dia sedang butuh batu untuk mengusir serigala.

Structure of PSYCHOMETRIC MOOD




CHANNELING of human CHEMISTRY


 Banyak orang yang berpikir bahwa saat mereka ”kesepian”, mereka harus merasa sedih. Ini hanyalah keterhubungan yang salah, karena semua yang indah selalu terjadi dalam kesepian. Kebahagiaan yang muncul karena kebersamaan biasanya bersifat dangkal Sedangkan kebahagiaan yang terjadi saat sepi adalah sangat mendalam. Saya menggunakan istilah ”kesendirian” bukan ”kesepian”. Perasaan kesepian datang hanya jika seseorang melarikan diri dari kesendirian. Jika Anda tidak menerima kenyataan kesendirian, maka Anda akan semakin merasa kesepian.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...