
Memahami diri sendiri adalah sesuatu yang sangat mendasar. Tidak sulit dan tidak mungkin sulit. Bahkan tidak dibutuhkan teknik baru untuk mengenal siapa Anda. Saat ini Anda hanya perlu meninggalkan kebiasaan untuk selalu “memikirkan” benda. Anda boleh memandang benda tapi berusahalah untuk tidak memikirkannya. Jangan katakan,” apa jenis pohon ini?” jangan katakan pohon ini “hijau” atau “kering.” Jadi cukup pandangi saja pohon itu sebagaimana adanya. Berusahalah agar tidak membuat pikiran “bergejolak” disekitar pohon. Seseorang bisa melakukannya dimana saja dan memandang apa saja. Tidak ada sesuatu yang akan terjadi, kecuali sesaat pikiran menjadi “diam”. Pohon itu tetap ada disana dan Anda tetap ada disini, namun pikiran tidak hadir antara pohon dan Anda. Interval inilah yang disebut “keheningan”. Pikiran kita hanya perlu diam untuk bisa mendengar “bahasa tubuh”. Sebab kepala terlalu ramai untuk bisa mendengarkan kemurnian dari suara hati dan bahasa tubuh.






